Salah satu tantangan yang sering kali dialami oleh sebagian besar fresh graduate ialah sulitnya mencari pekerjaan. Banyak perusahaan-perusahaan yang lebih mementingkan pekerja berpengalaman dibandingkan fresh graduate yang baru lulus karena dianggap lebih matang dan memiliki keterampilan yang lebih baik.

Selain itu, ada pula perusahaan yang cenderung tidak percaya dalam merekrut fresh graduate karena mereka harus mengajarkan berbagai job desk dan memberikan pengetahuan dari 0 oleh para lulusan baru karena masih dianggap belum bisa melakukan pekerjaan dengan baik.

Maka dari itu, melihat dari fenomena yang tengah terjadi mengenai masih banyaknya lulusan baru yang kelimpungan karena sulit mencari pekerjaan pertama, calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo mencanangkan program terbarunya apabila ia terpilih kembali menjadi presiden, yaitu program ‘Kartu Pra Kerja‘.

Tentu saja program ini akan menjadi ‘angin segar’, terutama bagi para fresh graduate yang sudah mencapai titik frustasi karena sulitnya mencari pekerjaan pertama mereka. Lalu, apa sih sebenarnya kartu pra kerja ini?

Kartu pra kerja pada dasarnya akan memberikan para fresh graduate peluang untuk melatih keterampilan mereka sebelum memasuki dunia pekerjaan yang sesungguhnya. Pada nantinya, kartu pra kerja ini tentu akan mempersiapkan fresh graduate secara matang mengenai keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan oleh kebanyakan perusahaan besar di Indonesia.

Bukan hanya itu saja, kartu pra kerja juga akan memberikan gaji bagi para pemegangnya dengan nominal diperkirakan akan mencapai diatas 1 juta rupiah. Wah banget kan!

Nah, bagi kamu yang sebentar lagi lulus dan sedang mempersiapkan diri untuk mencari pekerjaan, yuk ketahui dulu fakta-fakta penting mengenai ‘kartu pra kerja’ yang perlu kamu ketahui agar tidak salah kaprah

Fakta ‘Kartu Pra Kerja’

  1. Diperuntukan untuk lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Tingkat Universitas (S1).
  2. Akan memberikan gaji kepada para pemegang kartu selama menjalani masa pelatihan.
  3. Bukan memberikan gaji kepada pengangguran, melainkan bagi yang memang sudah mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh pemerintah.
  4. Gaji hanya diberikan bagi yang belum mendapatkan pekerjaan saja dengan jangka waktu sekitar 6 bulan hingga 1 tahun. Namun, setelah ia mendapatkan pekerja, maka pemberian gaji akan diberhentikan.

Dengan terbuatnya program ini, diharapkan para lulusan baru di Indonesia memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh sebagian besar perusahaan-perusahaan sehingga mereka pun akan jauh lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia itu sendiri.

Walaupun ada pro dan kontra terhadap program yang dicanangkan oleh calon presiden Joki Widodo ini, tak dapat dipungkiri bahwa program ini dipercaya dapat dijadikan sebagai salah satu solusi guna menciptakan lulusan-lusan baru yang berkualitas sekaligus mempermudah mereka dalam mendapatkan pekerjaan pertama setelah lulus.

Apakah kamu berada di tingkat akhir pendidikan saat ini dan tengah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia pekerjaan? Jangan khawatir dan teruslah berusaha. Menjadi pengangguran sebenarnya tidak terlalu buruk kok.

Kamu bisa menjadi memiliki waktu luang untuk mengasah keterampilan sekaligus mencari jati diri, seperti aktif sebagai anggota komunitas, bekerja freelance sesuai passion, traveling, memulai bisnis kecil-kecilan dan sebagainya. Tambahlah pengalaman sebanyak-banyaknya dan jangan pernah menyerah untuk mencari pekerjaan impian.

Kamu tertarik untuk mendapatkan ‘kartu pra kerja’ dari Jokowi ini? Yuk ketahui informasi nya dulu di https://www.cekaja.com/info/mengenal-kartu-pra-kerja-janji-baru-joko-widodo/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *